August 1, 2017

Pasca Kenaikan BBM

Pasca Kenaikan BBM


Setelah kenaikan BBM, terus gimana nih?
Yang terjadi saat ini adalah demo angkutan, angkot belum mau mengangkut penumpang gara gara penentuan harga resmi dari pemerintah belum keluar. Jadi lebih baik mogok.

Angkutan truk sebagian mogok, karena kalau mengangkut mereka tekor ongkosnya, terutama bagi para sopir. Apalagi ini kenaikannya hampir 40 % untuk solar, maka yang sangat terasa adalah para sopir truk. Dengan kanaikan 2000 rupiah per liter, maka mereka akan kurang sekali, jika tidak segera disesuaikan.

Yang aneh adalah para pengguna jasa truk, mereka tidak mau membayar kenaikan BBM dengan segera setelah diumumkan, akibatnya para sopir dan para pemilik truk mending memilih tidak mengangkut. Sekarang tinggal kuat kuatan dalam jangka 10 hari saja barang di gudang pabrik akan menumpuk. Kalau di pergudangan sih tetap karena gak ada truk yang masuk dan gak ada yang keluar, tapi kalau di pabrik barang akan menumpuk kecuali produksi distop.

Masalahnya proses menaikan harga angkutan ini tidak bisa cepat, para pembeli belum mau maenaikkan harga sehingga sama sama gak mau rugi. Pengusaha kecil juga kagak mau diakali mending sama sama bertahan. Sampai kapan kira kira, semua juga pasti harap harap cemas.

Labels: ,